Pangdam III/Siliwangi: Jadikan Idul Adha Momentum Memperkuat Iman, Pengorbanan, dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

    Pangdam III/Siliwangi: Jadikan Idul Adha Momentum Memperkuat Iman, Pengorbanan, dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M

    BANDUNG — Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., mengajak seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodam III/Siliwangi untuk menjadikan momentum Idul Adha 1447 H/2026 M sebagai sarana memperkuat keimanan, ketakwaan, semangat pengorbanan, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    Pesan tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi seusai pelaksanaan Salat Idul Adha di Lapangan Serbaguna Serka Dedy Unadi Kodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69, Kota Bandung, Rabu pagi (28/05/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Mayjen TNI Kosasih hadir bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi, Ny. Riri Kosasih. Turut hadir pula Kasdam III/Siliwangi beserta istri, Irdam III/Siliwangi beserta istri, Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi beserta istri, para Asisten Kasdam III/Siliwangi, Pa Liaison TNI AL dan TNI AU Kodam III/Siliwangi, Dansat/Kabalakdam III/Siliwangi, serta para undangan lainnya.

    Salat Idul Adha dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah KH. Muhammad Syihabudin Ersyad. Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan bahwa bulan Zulhijjah memiliki dua ibadah besar yang sarat makna, yakni ibadah haji dan ibadah kurban.

    Menurutnya, ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu secara fisik, mental, dan finansial. Sementara itu, ibadah kurban menjadi bentuk ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu.

    Khatib juga mengingatkan kembali kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai teladan agung tentang ketaatan dan pengorbanan. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran bahwa pengorbanan sejati lahir dari keimanan yang kuat, ketundukan kepada Allah SWT, serta keikhlasan untuk mengutamakan perintah-Nya di atas kepentingan pribadi.

    Pada Idul Adha tahun ini, Kodam III/Siliwangi menyiapkan sebanyak 27 ekor hewan kurban yang terdiri atas 15 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Hewan kurban tersebut merupakan titipan dari Pangdam III/Siliwangi, Gubernur Jawa Barat, para pejabat Kodam III/Siliwangi, prajurit, serta ASN di lingkungan Kodam III/Siliwangi.

    Daging kurban selanjutnya dibagikan kepada keluarga besar Kodam III/Siliwangi dan masyarakat umum di sekitar lingkungan Kodam. Pembagian tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi semangat berbagi dalam momentum Idul Adha.

    Seusai rangkaian Salat Idul Adha dan khutbah, Pangdam III/Siliwangi bersama jajaran melaksanakan silaturahmi. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan hewan kurban yang akan disembelih di area sekitar Masjid Al-Ikhlas Kodam III/Siliwangi.

    Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Kosasih menegaskan bahwa prajurit harus mampu mengambil nilai luhur dari Idul Adha, terutama dalam hal pengorbanan dan kebermanfaatan bagi sesama.

    “Melalui momentum Idul Adha ini, prajurit harus memegang teguh dan mengimplementasikan makna khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, ” ujar Pangdam.

    Menurut Pangdam, apabila nilai tersebut benar-benar dipegang dan dilaksanakan, maka upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mewujudkan TNI dan rakyat yang manunggal demi Indonesia maju dan Indonesia Emas tidak hanya menjadi konsep, tetapi dapat menjadi cita-cita luhur yang nyata.

    Mayjen TNI Kosasih juga menekankan bahwa makna berkurban tidak hanya terbatas pada penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, prajurit harus mampu berkorban dalam bentuk waktu, tenaga, pikiran, ego, bahkan kepentingan pribadi demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat.

    “Prajurit harus senantiasa berkurban, bukan hanya dengan menyembelih hewan. Yang paling utama adalah berkurban dari segi waktu, mengorbankan keegoisan, bahkan mengorbankan kemauan diri sendiri demi terwujudnya TNI dan masyarakat yang manunggal, ” tegasnya.

    Ia menambahkan, salah satu wujud sederhana dari semangat pengorbanan itu adalah mengutamakan rakyat dalam pembagian daging kurban. Dengan demikian, kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

    Salah seorang penerima daging kurban dari kalangan media menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pangdam III/Siliwangi. Ia mengaku terharu karena pada Idul Adha tahun ini insan media turut mendapat perhatian dalam pembagian daging kurban.

    Menurutnya, perhatian tersebut menjadi bentuk nyata kedekatan Kodam III/Siliwangi dengan rakyat, termasuk kalangan media, serta mencerminkan semangat TNI dan rakyat yang manunggal.

    Menutup rangkaian kegiatan, Mayjen TNI Kosasih menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M kepada seluruh prajurit, ASN, dan keluarga besar Kodam III/Siliwangi.

    Ia berharap nilai-nilai pengorbanan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya dapat tertanam kuat dalam jiwa pengabdian prajurit kepada rakyat.

    “Jangan menjauhi rakyat dan jangan sakiti rakyat, karena sesungguhnya TNI dan rakyat Indonesia manunggal, ” pesan Pangdam. (PERS)

    pangdam iii/siliwangi idul adha jenderal santri
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Irdam III/Siliwangi Tutup Turnamen Pencak...

    Artikel Berikutnya

    Pangdam III/Siliwangi: Sertijab Dandeninteldam...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Program Air Bersih Presiden Prabowo Hadir di Beber Cirebon
    Satgas Yonif 621/Manuntung Boyong Kesehatan ke Pedalaman Papua
    Program TNI AD Manunggal Air Rampung 100 Persen, Korem 064/MY Melalui Kodim 0602/Serang Hadirkan Air Bersih
    Program Sumur Bor KASAD Hadir di Takokak, Atasi Krisis Air Bersih Warga Desa Sukagalih
    Babinsa Cimanuk Jalin Komunikasi Antisipasi Tawuran Pelajar di Cipeucang

    Ikuti Kami